Kamis, 03 April 2014

Takut jika ketakutan ku menjadi benar

Hampir enam bulan sudah ku lalui hari-hari ku dengan dia. Penuh canda tawa tangis. Rasa sayang kami semakin besar sejalan dengan perbedaan yang semakin nampak ku rasakan. Dia yang selalu sabar ajarkan aku untuk tidak mengeluh dikala dalam keadaan hancur sekalipun. dia yang selalu yakinkan aku bahwa perbedaan itu indah. Tapi, justru keindahan itulah menyakitkan:(

Aku takut jika suatu saat nanti harus benar-benar menerima kenyataan bahwa dia bukan lagi orang yang selalu ada buat aku seperti sekarang ini.
Aku takut jika ketakutanku menjadi benar adanya:'(

"semakin ku menyayangimu semakin ku harus, melepas mu dari hidup ku....." yaaa, itu syair lagu yang mampu menggambarkan kondisi kami saat ini. Semakin kami berjuang untuk mempertahankan yang menurut kami itu pantas untuk diperjuangkan, walaupun bagi orang lain tak pantas.

Memang benar cinta itu membutakan segalanya. Kami enggan untuk berhenti sampai disini, tapi berat untuk kami bertahan. Jika memang ini yang terbaik, mudahkanlah dan bukakan hatinya Ya Rabb beri kami keajaiban, selalu aku berdoa seperti itu disetiap sholat ku. Aku pikir, dia juga pasti berdoa tentang hal yang sama, walaupun cara kami berbeda.

Kadang aku merasa sudah tak sanggup lagi untuk bertahan, aku sudah lelah untuk berjuang. Dan aku meminta untuk mengakhiri hubungan kami sampai sini. Tapi, berbagai cara dia lakukan untuk memohon dan membujuk ku untuk kembali berjuang.
"yang bisa misahin kita cuma Tuhan" setiap dengar atau sekedar ingat kata-kata itu, tak kuasa aku menahan air mata ini. Entah apa yang aku lakukan, entah apa yang dia lakukan hingga mampu membuatku terbius.

What should I do?:(

Tidak ada komentar:

Posting Komentar